Gadis Lugu


27-01-2014

Dulu semilir angin mampu membekukan tubuh.
Derap derap sunyi membisikan jiwa.
Raut sang malam mematahkan riang.
Seribu ribu hari tak berarti.

Hingga seorang gadis lugu sanggup balikan tawa.
Gurat gurat wajah itu pernah ditemui disela sela waktu yang berbeda.
Matahari pagi menyapa dengan senyuman hangat.
Sederhana tapi sangat bermakna.

Temani aku hingga kelopak mata tertutup selamanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s