Mawar busuk dan rumah tua


27-12-2013     17:09

Setapak melangkah.
Setapak terengah.
Ruang ruang jingga yg berwarna warni.
Hening sekali.

Terciup aroma mawar busuk.
Lantunan musik nan sendu.
Bersama burung hantu.
Melamun disebuah rumah tua.

Ironi… ironi… ironi
Ada cerita dibalik kisah.
Senang dan sedih bersautan.
Sukar untuk dibahasakan.

Kucium aroma surga atas namamu.
Kuharap waktu berhenti berdetak.
Aku sedang bersamanya.
Rayuku pada sang waktu.

Tapi tapi tapi.
Sang waktu bergegas pulang.
Kucium lagi mawar busuk.
Dan kerumah tua aku harus kembali.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s