Hanya ALLAH yang setia


21/12/2010

Ketika gelombang cinta
Mengoyak-ngoyak hati
Campakan luka yang mengganga
Baluri hari yang sepi

Ketika sahabat
Musuh dalam selimut
Menerkam dari belakang
Nodai hangatnya persahabatan

Ketika orang tua
Lebih cinta dengan
Anak pertama dan terakhir
Atau lebih cinta sama bapak/ibu baru
Atau lebih cinta kerja dab shopping
Dimana rasa sayang yang dulu?

Ketika nasib berkata tidak
Tuk apa yang kita hendaki
Mencaci takdir sendiri
Ironi dari idealis

Hanya ALLAH
Yang setia berikan nafas
Hingga tutup kontrak hidup
I LOVE YOU, ALLAH

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s